Jayapura — Sekolah Tinggi Teologi (STT) Walter Post Jayapura menyelenggarakan kuliah umum bertema “Gereja dan Tantangan Program Strategis Nasional (PSN)” pada Kamis, 6 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi ruang akademik dan reflektif untuk membahas relasi antara kebijakan negara, gereja, serta dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan hidup di Tanah Papua.
Kuliah umum ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten dari berbagai disiplin ilmu, yakni Herlambang Perdana Wiratraman, Dosen Hukum Tata Negara Universitas Gadjah Mada (UGM), Dianto Bachriadi dari Agrarian Resource Center (ARC), Fransina Yoteni, dosen STFT I.S. Kijne Jayapura, serta Ester Haluk, dosen STT Walter Post Jayapura.
Kegiatan tersebut diprakarsai oleh STT Walter Post Jayapura bekerja sama dengan Yayasan PUSAKA BENTALA Indonesia sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran kritis dan dialog konstruktif mengenai Program Strategis Nasional dan implikasinya bagi keadilan sosial, hak masyarakat adat, serta keberlanjutan lingkungan.
Kuliah umum ini dihadiri oleh seluruh civitas akademika STT Walter Post Jayapura, mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jayapura, serta para aktivis lingkungan dan sosial. Diskusi berlangsung dinamis dengan partisipasi aktif peserta melalui sesi tanya jawab dan tanggapan kritis terhadap materi yang disampaikan para pemateri.
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 10.00 hingga 14.30 Waktu Papua ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Melalui kuliah umum ini, STT Walter Post Jayapura menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan teologi yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik dan spiritual, tetapi juga peka terhadap realitas sosial, hukum, dan ekologis yang dihadapi masyarakat Papua saat ini.







STT Walter Post Jayapura Gelar Kuliah Umum Bahas Tantangan Program Strategis Nasional